Akhlak  

Hanya Setan yang Makan Dengan Tangan Kiri

Warga Negara Indonesia khususnya Pulau Jawa terkenal dengan akulturasi budayanya yang kental dan memiliki corak variatif dibanding Negara-negara lainnya, sebuah pencapaian yang jarang ditemui diberbagai belahan dunia,  salah satunya ialah menjaga etika baik disetiap aktifitas seperti tidak menggunakan tangan kiri saat makan dan menerima atau memberi sesuatu. Mungkin semua santri telah tahu bahwa sejak kecil sering mendengar  istilah ‘pakai tangan bagus (kanan) ya nak!’.

Tanpa disadari ucapan seperti itu semata-mata untuk mengedukasi kita agar mempunyai akhlaq mulia, serta kesan yang timbul dari memakai tangan kanan berbeda daripada tangan kiri. Mungkin kalau di Negara kita makan dengan tangan kiri merupakan perilaku tabu yang harus ditinggalkan. Namun beda halnya dengan Negara lain, beda tempat beda tradisi  sebab jika menilik tradisi orang-orang Barat yang mengesampingkan urusan agama, makan dan semacamnya menggunakan tangan kiri merupakan kebiasaan dan dianggap warisan dari nenek moyang yang harus dilestarikan.

Tapi sayang hal demikian juga menimpa segilintir orang di Negara kita ini dikarenakan terkontaminasi budaya Eropa, jika kita simak beberapa stasiun tv tidak sedikit yang menampilkan kebiasaan barat. Miris, kata yang pantas sebab di kalangan kita sendiri masih saja ada yang sering memakai tangan kiri dikala makan, minum, menunjuk, memberi atau menerima sesuatu. Tak kalah pentingnya untuk ditinggalkan, aktifitas beribadah pun ada yang terlihat memakai tangan kiri tanpa disadari kalau itu salah, seperti sedang membaca al-Qur’an dan menulis pelajaran dengan tangan kiri. Hal semacam ini sering ditemui saat tadarus dan belajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *