Telah kita ketahui bahwa sholat sebagai ibadah primer yang tidak bisa di tawar untuk ditinggalkan, dalam situasi dan kondisi apapun sholat tetap wajib di kerjakan. Hanya dalam cara yang terdapat rukhshoh atau dispensasi,oleh karenanya sholat adalah tiang penyangga agama yang menentukan kekuatan dan kokohnya sebagai tolak ukur ibadah lainya,apabila sholatnya rusak maka ibadah lainya juga di anggap rusak,begitulah arti sabda nabi Muhammad SAW Allah berfirman dalam surat al-baqoroh ayat 238 yang berbuyi           

حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاَةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِيْنَ

Dalam ayat ini sudah jelas,kita harus selalu menjaga sholat ,dan melaksanakanya pada waktunya,dan tidak boleh meninggalkannya,selama akal kita masih normal. Akan tetapi pada zaman sekarang ini diantara kita ada yang seakan-akan terkapar dan tak mampu untuk menjaga Shalat, bahkan terkadang Shalat diposisikan perkara yang tidak wajib,.  Karena kebanyakan orang beranggapan rugi meninggalkan pekerjaan demi untuk melaksanakan sholat yang di lakukan hanya beberapa menit saja. Padahal dia tidak mungkin rugi, karena Allah sudah berjanji untuk memberikan rizqi kepada orang-orang yang selalu melaksanakan perintahNya, dengan rizqi yang tidak disangka-sangka

Abd Rochman KJR/Pemred

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *