Obral!

Lantunan Burdah: Terjemah Kasidah Burdah dalam Bentuk Rubaiyat

Harga aslinya adalah: Rp50.000.Harga saat ini adalah: Rp29.000.

Kategori:

Deskripsi

Penulis : Muhammad ibnu Romli

Cover : Soft Cover

Halaman : 69 Halaman

Ukuran : 12 x 18 cm

Buku Lantunan Burdah: Terjemah Kasidah Burdah dalam Bentuk Rubaiyat, karya Muhammad ibnu Romli merupakan terjemahan puitis dari salah satu kasidah paling terkenal dalam sejarah sastra Islam, al-Kawâkib al-Durriyah fî Madhi-Khairil-Bariyyah, yang dikenal luas sebagai Burdah karya Imam al-Bushiri. Diterbitkan oleh Tagrinih Timur Press pada Mei 2026, buku ini hadir sebagai jembatan budaya dan spiritual, memperkenalkan pembaca Indonesia pada keindahan bahasa Arab klasik melalui format rubaiyat—puisi empat baris—yang mempertahankan ritme, rima, dan estetika orisinal sambil menghadirkan makna yang mudah dipahami.

Pendahuluan buku ini menekankan tiga aspek utama dari penerjemahan: pertama, penerjemahan mengikuti skema rubaiyat dengan metrum mus-taf-‘i-lun-fâ-‘i-lun sehingga pembaca dapat melagukan teks Arab seiring membaca terjemahan; kedua, menjaga keindahan kata dan unsur puitis, tidak semata fokus pada makna harfiah; ketiga, memberikan penjelasan tambahan melalui catatan kaki untuk membantu pemahaman pembaca awam, sekaligus meresapi pesan spiritual dan estetika dari karya Imam al-Bushiri.

Dalam bagian pengantar, pembaca diperkenalkan pada kisah lahirnya Burdah. Imam al-Bushiri, yang saat itu menderita kelumpuhan separuh tubuh, menyusun kasidah ini sebagai wujud pujian dan tawasul kepada Nabi Muhammad ﷺ. Kisahnya sarat makna spiritual: melalui mimpi dan wahyu, kasidah ini kemudian menyembuhkan penyakitnya, membuktikan bahwa karya ini tidak hanya bernilai sastra tetapi juga memiliki dimensi religius dan terapeutik. Penulis menekankan bahwa pembacaan Burdah dapat membawa keselamatan, perlindungan dari gangguan jin, penyakit, dan bahkan keselamatan dalam perjalanan, sebagaimana dicatat oleh para ulama klasik.

Buku ini dibagi menjadi beberapa pasal tematik yang memandu pembaca memahami pesan dan makna Burdah secara sistematis. Pasal-pasalnya mencakup puisi cinta dan asmara, kewaspadaan terhadap hawa nafsu, pujian kepada Nabi Muhammad ﷺ, kelahiran dan mukjizat beliau, pujian terhadap al-Quran, perjalanan Isra Mikraj, perjuangan Nabi, tawasul, hingga munajat untuk memohon hajat. Setiap pasal diterjemahkan dalam rubaiyat, sehingga pesan spiritual dan estetika tetap harmonis, memudahkan pembaca atau jamaah untuk membaca atau melagukannya secara bersamaan dengan teks Arab.

Kekuatan buku ini terletak pada keseimbangan antara keindahan sastra dan kedalaman spiritual. Pendekatan rubaiyat membuat karya klasik ini lebih mudah diakses, terutama bagi pembaca awam yang belum menguasai bahasa Arab. Selain itu, penjelasan dan catatan tambahan memperkaya pemahaman pembaca terhadap konteks historis, linguistik, dan religius kasidah. Buku ini juga menjadi karya literasi dakwah yang memadukan nilai estetika dan religiusitas, sesuai tujuan penulis untuk memasyarakatkan Burdah di Indonesia.

Secara keseluruhan, Lantunan Burdah bukan sekadar terjemahan, melainkan karya yang memadukan sastra, sejarah, dan spiritualitas dalam format yang mudah diresapi. Buku ini sangat direkomendasikan bagi pembaca yang ingin mendalami kecintaan kepada Nabi Muhammad ﷺ, memahami khazanah sastra klasik Islam, dan merasakan keindahan lantunan puitis yang sarat makna.

Kelebihan utama buku:

  1. Terjemahan rubaiyat yang mempertahankan ritme dan rima, memudahkan pembacaan dan pelaguan.
  2. Catatan kaki dan penjelasan tambahan yang memperjelas makna dan konteks historis.
  3. Kisah inspiratif di balik penulisan Burdah yang menekankan dimensi spiritual dan terapeutik.
  4. Format pasal tematik yang memudahkan pembaca memahami pesan-pesan penting kasidah.
  5. Menjadi media literasi dan dakwah yang menyatukan keindahan sastra dan kecintaan terhadap Nabi Muhammad ﷺ.

Buku ini menjadi sumber literasi religius dan sastra yang esensial bagi masyarakat muslim Indonesia, sekaligus warisan budaya yang menghidupkan tradisi pembacaan kasidah Burdah lintas generasi.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Lantunan Burdah: Terjemah Kasidah Burdah dalam Bentuk Rubaiyat”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *